Pasca Musim Panas Harga Cabe Makin Pedas - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Website Ini Telah Dilihat 96,9 Juta Kali

    Minggu, 26 November 2023

    Pasca Musim Panas Harga Cabe Makin Pedas

    Tanah Bumbu,
    Musim panas yang cukup panjang melanda sebagian besar wilayah Indonesia tak terkecuali Tanah Bumbu, menyisakan dampak terutama bagi kebutuhan warga diantaranya cabe atau lombok.

    Satu diantara bumbu masak yang menambah nikmat masakan meski rasanya pedas namun cukup dibutuhkan dan dicari.

    Harga cabe saat ini terasa sangat pedas sesuai rasanya. Harganya melonjak menjadi cukup mahal kalau tak ingin disebut sangat mahal. Harga cabe naik berkali lipat dari biasanya.

    "Harga cabe sekarang per kilo sampai Rp 130 ribu, ini bukan cabe rawit lho," ungkap seorang penjual sayur keliling yang menjajakan dagangannya ke pemukiman warga menggunakan sepeda motor setiap harinya.

    "Mahal sekali. Kalau harga lombok rawit ada yang Rp 170 ribu per kilo bahkan hingga mencapai Rp 200 ribu per kilo, itupun belum tentu ada barangnya," kata seorang pemilik warung makan di kawasan Kecamatan Batulicin.

    Seorang warga yang tadinya menanam cabe untuk dijual, namun dikarenakan musim panas ditambah serangan semacam hama, maka seluruh tanaman cabe-nya pun ia musnahkan.

    "Rugi, diserang hama daun sampai buah pun diserang, terpaksa dimusnahkan saja, padahal saat ini harga cabe sedang bagus," ungkap seorang warga yang bertanam cabe di kawasan Kecamatan Simpang Empat. 

    Menurut informasi yang dihimpun media ini, mahalnya harga cabe di Tanah Bumbu ini disebabkan pula oleh tidak adanya pasokan dari luar daerah seperti dari kawasan Banua Anam. ©Jurnalisia™

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda