Kosovo, Negara Mayoritas Muslim Yang Belum Diakui Indonesia - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id
    Website Ini Telah Dilihat 98,18 Juta Kali

    Selasa, 07 November 2023

    Kosovo, Negara Mayoritas Muslim Yang Belum Diakui Indonesia

    Internasional,
    Tak banyak mungkin orang Indonesia yang mengenal negara yang terletak di kawasan Balkan Benua Eropa ini. Nama negara itu adalah Kosovo.

    Ya, Kosovo, beribukota di Pristina. Merdeka dari Negara Serbia pada 17 Pebruari 2008. Rakyat Kosovo yang diperkirakan berjumlah 2 jutaan orang ini didominasi oleh keturunan Etnis Albania yang 96 persen lebih beragama Islam.

    Sebelum menyatakan kemerdekaannya dari Serbia, Kosovo ini merupakan propinsi otonom dalam pemerintahan Negara Serbia, yang kemudian menjadi wilayah Protektorat (Perlindungan) PBB pasca penyerangan pasukan Serbia setelah usaha Kosovo untuk memerdekakan diri gagal di tahun 1990.

    Pada tahun 1990 itu pasukan Serbia menyerbu Kosovo, sehingga terjadi pertempuran yang tak seimbang antara pasukan Serbia melawan Gerilyawan Kosovo (KLA). NATO yang dipimpin oleh Amerika Serikat mengusir Serbia dengan serangan udara selama 78 hari. Kosovo kemudian berada di bawah perlindungan PBB dan NATO.

    Keberadaan Negara Kosovo telah dakui oleh 99 negara termasuk diantaranya Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa. Indonesia hingga saat ini belum mengakui Kosovo dengan alasan khawatir dianggap mendukung separatisme (pemisahan wilayah, Red) dikarenakan Kosovo dulunya merupakan wilayah Serbia.

    Terkait Indonesia belum mengakui Kosovo yang rakyatnya mayoritas Muslim ini; Indonesia sangat hati-hati namun terus memantau perkembangan situasi dan kondisi di kawasan Balkan, meski demikian tak sedikit pihak yang meminta agar Indonesia segera mengakui Kosovo sebagai negara yang secara de facto telah merdeka. Negara Kosovo ini merupakan negara termuda di Benua Eropa. ©Jurnalisia™

    Sumber : IDN Times, Wikipedia

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda