Kotabaru Akan Bentuk Pemuda Tangguh Bencana - Jurnalisia

  • Jurnalisia

    Mengusung Kearifan Lokal

    1 / 9
    2 / 9
    3 / 9
    4 / 9
    5 / 9
    6 / 9
    7 / 9
    8 / 9
    9 / 9

    ©Jurnalisia

    #
    #
    #

    Rabu, 20 September 2023

    Kotabaru Akan Bentuk Pemuda Tangguh Bencana

    courtesy : lpm.amikom.ac.id
    Kotabaru,
    Kabupaten Kotabaru saat ini memiliki 3 Desa Tangguh Bencana sesuai visi misi Bupati Kotabaru dan ke depannya akan membentuk FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana).

    "Visi Misi beliau (Bupati, Red) ke arah pariwisata, sehingga Desa Tangguh Bencana tersebut arahnya ke desa-desa wisata kita yaitu Desa Teluk Temiyang, Desa Gedambaan dan Desa Sarang Tiung, dan ke depannya kita akan membentuk Pemuda Tangguh Bencana dikarenakan Kabupaten Kotabaru ini luas; kita perlu pemuda-pemuda yang bisa bergerak langsung untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, mengingat kami BPBD selaku unsur kebencanaan tidak bisa langsung apabila terjadi bencana, sehingga nanti akan dibentuk Pemuda Tangguh Bencana di bawah Desa Tangguh Bencana," ungkap Plt BPBD Kabupaten Kotabaru, Hendra Indrayana, pekan lalu.

    Sementara itu Sekretaris FPRB Propinsi Kalsel,  Drs. M. Ary Achyani, M.AP menjelaskan, FPRB adalah forum multipihak dari seluruh unsur pentahelix yang memiliki fungsi untuk mengurangi risiko bencana di wilayah masing-masing.

    "Di Kalimantan Selatan FPRB sudah terbentuk sejak 2019, tetapi di seluruh Kabupaten/Kota memang belum terbentuk secara formal, dan hari ini kami datang ke Kabupaten Kotabaru bersama BPBD untuk menyosialisikan dan mendorong terbentuknya Forum tersebut. Forum ini adalah wadah berhimpunannya semua pemangku kepentingam secara pentahelix, yaitu Pemerintah termasuk TNI, Polri, Perguruan Tinggi, Peneliti, Dunia Usaha, Swasta dan tak kalah pentingnya adalah media, jadi 5 pemangku kepentingan ini berhimpun untuk ikut mendukung seperti usaha kita untuk mengurangi risiko bencana misalnya kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, kebanjiran. Maka jika kita berkerjasama untuk memikirkan, mengkaji, mengedukasi dan melakukan kegiatan bersama-sama insya Allah akan teratasi," jelas Ary.

    Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi bersama serta pemaparan langkah-langkah dalam pentingnya membentuk FPRB. ©Jurnalisia™ 

    Beranda