Aset Kekayaan Muhammadiyah Melebihi Orang Kaya No 1 di Indonesia - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id

    Minggu, 24 September 2023

    Aset Kekayaan Muhammadiyah Melebihi Orang Kaya No 1 di Indonesia

    Siapa yang terkaya di Indonesia tahun 2023 ? 

    Dikutip dari website milik Telkomsel; yang paling terkaya di Indonesia di tahun 2023 adalah Robert Budi Hartono. Pengusaha keturunan Tionghoa ini memiliki kekayaan yang ditaksir sebesar Rp 393 trilyun.

    Robert diketahui memiliki kepemilikan saham sebesar 51 persen di Bank Central Asia (BCA). Usaha Robert lainnya antara lain; Mall Grand Indonesia, Djarum, Polytron, serta bisnis kelapa sawit.

    Di urutan ke 2 adalah Bambang Hartono, yang merupakan kakak dari Robert Budi Hartono, kekayaannya sebesar Rp 367,5 trilyun.

    Pada urutan selanjutnya di bawah Robert dan Bambang adalah; Low Tuck Kwong (keturunan Tionghoa); USD 25,2 milyar, Sri Prakash Lohia (keturunan India); USD 7,1 milyar, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono (keturunan Tionghoa); USD 6,5 milyar,  Prajogo Pangestu (keturunan Tionghoa); 5,5 milyar, Chairul Tanjung (pribumi); USD 5,1 milyar, Dato Sri Tahir (keturunan Tionghoa); USD 4,4 milyar, Djoko Susanto (keturunan Tionghoa); USD 4,3 milyar, dan Dewi Kam (keturunan Tionghoa); USD 4,2 milyar. 

    Nah, dari 10 orang terkaya di Indonesia itu cuma 1 orang pribumi yang masuk yakni Chairul Tanjung, selebihnya adalah pengusaha keturunan terutama keturunan Tionghoa atau Cina, sedangkan 1 orang merupakan keturunan India yakni Sri Prakash Lohia.

    Namun tahukah kalian, terdapat yang memiliki kekayaan melebihi ke 10 orang terkaya di Indonesia itu ? Memiliki kekayaan yang jumlahnya mengalahkan punya Robert Budi Hartono, siapa ? Jawabnya adalah Persyarikatan Muhammadiyah, yang menurut sejumlah sumber; kekayaan atau aset milik Muhammadiyah mencapai jumlah Rp 400 trilyun.

    Dari mana sumber kekayaan Muhammadiyah ?
    Berasal dari wakaf para anggotanya yang tersebar tidak saja di Indonesia tapi juga di sejumlah negara. Selain itu berasal dari berbagai usaha dari pendidikan, kesehatan, jasa keuangan dan perbankan serta lainnya. Diperkirakan aset kekayaan Muhammadiyah ini akan terus bertambah seiring bertambahnya wakaf dari para anggotanya. ©Jurnalisia™ 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda