Hingga bulan Oktober 2019 penghasilan dari RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bunbu telah mencapai di angka lebih dari Rp 50 milyar.
Berdasarkan data yang didapat media ini rincian penghasilan atau pendapatan tersebut berasal pelayanan langsung senilai Rp 38.7 milyar ditambah dengan dalam bentuk piutang senilai Rp 12 milyar yang diantaranya terdapat sebesar Rp 7.4 milyar yang belum dibayarkan oleh pihak BPJS Kesehatan.
Diketahui pembayaran terakhir dari pihak BPJS Kesehatan yakni sampai bulan Maret 2019. Meski demikian adanya yang belum dibayarkan oleh pihak BPJS Kesehatan sama sekali tak mempengaruhi pelayanan RSUD. Pelayanan RSUD terus ditingkatkan diantaranya dengan membangun bangsal baru untuk pasien Kelas III yang tengah berlangsung dan telah dibukanya pelayanan Endoskopi; pelayanan pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan kamera beberapa waktu lalu.
Dengan bergantinya Direktur diharapkan RSUD Tanah Bumbu tidak saja semakin meningkatkan pelayanannya tapi juga kecepatan pelayanan (time response) terhadap para pasien. (Red)
Tags
Kesehatan
