Fenomena langka dengan banyaknya ikan mati dan mengapung di permukaan sungai terjadi di Sungai Satui pagi ini, Senin (07/10/19).
Menurut penuturan beberapa warga, pagi ini setelah hujan mengguyur wilayah Kecamatan Satui dan sekitarnya, warna permukaan sungai Satui berubah warna menjadi hijau. Selain itu pada permukaan air juga ditemukan banyak ikan yang mati dan mengapung.
Seorang Tokoh Pemuda Satui yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Satui, Yandi Anwar turut membenarkan atas kejadian langka tersebut. Menurut Yandi, ada dugaan tindakan nakal dari pelaku usaha atau oknum korporasi perkebunan kelapa sawit yang melakukan aktivitas pembuangan limbah sehingga menyebabkan sungai Satui tercemar parah dan pula menyebabkan banyak ikan yang mati dan mengapung di permukaan air sungai serta warna air sungai berubah warna menjadi hijau.
Saat ini, Kepala Desa Sungai Danau bersama sejumlah warga sedang mendatangi pihak Pemerintah Kecamatan Satui untuk berkoordinasi terkait fenomena tersebut.
"Ada dugaan oknum korporasi dari perkebunan sawit yang membuang limbah ke sungai sehingga muncul fenomena itu," ujar pentolan LSM PETA Kalsel, Agus Rismalian Nor, SH. (Rel/Red)
Tags:
LIngkungan
