"Cuma 2 hari waktunya mempersiapkan berbagai penganan berupa kue dan nasi yang terbuat dari bahan beras ketan," ungkap H. Syarwani, Ketua Adat Ade Massorong Pulau Sewangi Kecamatan Batulicin Tanah Bumbu, Minggu (20/10/19).
Beberapa hari ini diketahui warga Pulau Sewangi yang jumlahnya 25 Kepala Keluarga atau 38 jiwa; melaksanakan acara adat mereka yang diberi nama Ade Masaorong yang dilakukan setiap tahun sejak puluhan tahun lalu.
Menurut H. Syarwani, hari ini merupakan puncak acara adat yang ditandai dengan melarung berbagai jenis kuliner yang dimasukkan ke dalam miniatur kapal terbuat dari kayu lalu kemudian dilabuh ke air di Selat Laut yang memisahkan antara daratan Pulau Sewangi dari daratan Batulicin yang berada di daratan Pulau Kalimantan.
Menurut H. Abdul Rahim, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dari PDIP yang juga merupakan pembina Ade Massorong; semua pembiayaan pelaksanaan acara adat tersebut melalui anggaran Pemkab Tanah Bumbu sebesar Rp 180 juta.
"Hanya acara lomba balogo saja yang dibiayai secara swadaya oleh warga dan dari kocek saya sendiri," ungkap H. Abdul Rahim yang berharap Pemkab terus melakukan pembinaan terhadap acara adat yang sekaligus event wisata lokal ini.
Acara Ade Massorong ini dirangkai dengan beberapa kegiatan perlombaan antara lain lomba balap motor ketinting, lomba balap speedboat, lomba balogo dan hiburan musik dangdut. (Red)
Tags:
Advertorial
