Kondisi Dusun Lipon Desa Bangkalaan Dayak Kecamatan Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru yang sangat tertinggal, membuat para tokoh warga desa disanapun perihatin.Dusun Lipon dihuni oleh para warga etnis Dayak Meratus ini mengalami yang serba tak mengenakkan antara lain dari segi pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Sekolah Dasar di dusun tersebut sama sekali tak memiliki guru tetap yang mengajar, yang mana meminjam guru dari sekolah yang ada di Bangkalaan Dayak, dan guru yang mengajar itu pun secara sukarela.
Meski terdapat bangunan yang sedianya diperuntukkan bagi pelayanan kesehatan masyarakat disana, namun sejak dibangun di tahun 2002 dan selesai hingga kini tak pernah ada tenaga kesehatan atau paramedis yang mau mengabdi dan memberikan pelayanan disana dikarenakan terpencil dan infrastruktur jalan yang kurang layak dilewati oleh alat transportasi.
Untuk itulah tokoh warga Desa Bangkalaan Dayak; Daryatman dan Saijul bersama seorang rekannya menemui Wakil Ketua DPRD Propinsi Kalsel dari PDIP, M. Syarifuddin, SE. Mereka memaparkan kondisi pembangunan di Dusun Lipon dan pada umumnya Desa Bangkalaan Dayak, serta mereka berharap Wakil Ketua DPRD Propinsi Kalsel itu memberikan perhatian terhadap aspirasi warga yang mereka sampaikan, dan dapat membantu pembangunan di daerah mereka. (Red)
Tags:
Pembangunan
