Untuk tujuan memajukan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Tanah Bumbu, beberapa organisasi para pengusaha bersepakat menggunakan kain tenun tradisional khas Pagatan Kusan Hilir, yang telah mulai dikenal secara nasional.
Kain tenun tradisional khas Pagatan terutama yang bermotif kepiting sudah diperkenalkan secara tak resmi pada saat Musyawarah Nasional (Munas) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) beberapa waktu di Hotel The Sultan Jakarta saat Mardani H. Maming terpilih sebagai Ketua Umum BPP HIPMI.
Diantara organisasi para pengusaha di Tanah Bumbu yang sepakat menggunakan kain tenun tradisional khas Pagatan bermotif kepiting, menurut Mantan Ketua Umum BPC HIPMI Tanah Bumbu, Yandi Kamitono antara lain Kadin, HIPMI dan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia).
"Tujuan kita menggunakan motif kepiting tenun tradisonal khas Pagatan adalah untuk memajukan produk UKM ini, dan kita berharap organisasi lainnya juga ikut menggunakannya dengan tujuan yang sama," ungkap Yandi.
Diketahui untuk lebih memajukan kain tenun tradisional khas Pagatan ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagri) Tanah Bumbu pun mengambil langkah melakukan pelatihan desain dan motif untuk para pengrajin dengan mengundang Narasumber dari Jawa Tengah. (Red)
Tags:
Advertorial
