Aliran Yang Diduga Cemari Sungai Satui Sudah Diblokir

Ilustrasi (courtesy : BandungKita)
"Yang jelas PH-nya begitu, kita temukan 2.3 dan 2 .4, rendah," ujar Rahmad Udoyo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Tanah Bumbu, saat menjawab pertanyaan Kru Media ini terkait dugaan tercemarnya Sungai Satui, Senin (14/10/19).

Dengan PH air berkisar pada angka tersebut maka tingkat keasaman tinggi. Dan Rahmad Udoyo pun tak menampik kalau tingkat keasaman air tinggi itu diduga penyebabnya dari tambang dan eks tambang yang berada baik di wilayah Tanah Bumbu maupun Tanah Laut.

"Penanganannya kita sudah dibantu Wahana (PT Wahana Baratama Mining, Red), memblokir aliran itu, di-treatment oleh Wahana walaupun itu penyebabnya bukan Wahana," ungkap Rahmad pula.

Ditambahnya, pihak Pemprop juga sudah turun ke lokasi memberikan dikarenakan ini ada yang lintas kabupaten.

"Bukan pencemaran itu parameter semua rendah. Kalau cuma 1 atau 2 parameter rendah ya tercemar dengan parameter itu saja bukan tercemar oleh semua parameter, kalau tercemar oleh semua parameter itu yang bahaya. Kalau untuk mandi ya bisa, untuk minum selama ini warga juga banyak yang menggunakan air isi ulang," tutup Rahmad. (Red)
Lebih baru Lebih lama