Isu mengenai kemungkinan majunya dr. Zairullah Azhar dalam kontestasi Pilbup Kotabaru mendatang, mendapat respon beragam dari berbagai pihak. Banyak yang menyambut positif, tapi tidak sedikit yang menanggapi negatif. Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kotabaru, Syahrani, S.Ag misalnya.
Meskipun ia menilai sah-sah saja di alam demokrasi, namun jika nantinya benar-benar terwujud, hal tersebut mengindikasikan kuatnya rezim gerontokrasi di Bumi Saijaan.
"Tidak ada regenerasi, politik kita tidak mampu mencetak pemimpin muda yang lebih berkualitas," paparnya saat diwawancarai lewat telpon selulernya.
Menurutnya, figur Zairullah memang punya track record bagus memimpin Tanah Bumbu. Hasil nyata pembangunan yang dicapai Tanah Bumbu sampai saat ini bagian dari hasil kerjanya di masa lalu.
"Di masa lalu beliau berhasil membawa kemajuan di Tanah Bumbu, bahkan maju melebih Kotabaru terutama di sektor infrastruktur," jelasnya lagi.
Tambahnya lagi, Kotabaru butuh pemimpin muda yang lebih fresh, punya visi membangun, berkarakter dan berkapasitas mumpuni.
"Butuh penyegaran, wajah baru harus berani tampil di kontestasi yang akan datang. Kita punya banyak stok pemimpin seperti itu di Kotabaru," pungkasnya. (AP)
Tags:
Politik
