Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Tanah Bumbu mengadakan Rapat Koordinasi (Rakoor) Distributor dan Kios Pengecer sera Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPBJ) Tahun 2019, bertempat di satu hotel di Batulucin, Senin (14/01/19).
Dengan tema 'Melalui solusi agro industri kita perankan sebagai penopang kedaulatan pangan nasional', Rakoor diikuti oleh para Pengecer, Distributor, pihak Pupuk Indonesia, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kaltim, Perusda Batulicin Jaya Utama, serta instansi terkait lainnya, dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanah Bumbu, Denny Haryanto, SE, serta Asisten II setdakab Tanah Bumbu, Ir. Suhartoyo.
Di 2019 ini alokasi pupuk ke wilayah Kalsel mengalami pengurangan, namun Kabupaten Tanah Bumbu juatru mengalami kenaikan dengan memperoleh suplai sebanyak 2.800 ton per tahun dari PT Pupuk Kaltim dan PT Petrokimia Gresik.
Jangan lewatkan : Di Usia ke 15 Tanah Bumbu Raih Adipura
Jangan lewatkan : Di Usia ke 15 Tanah Bumbu Raih Adipura
Pada kesempatan ini ditandatangani kerjasama antara Perusda Batulicin Jaya Utama selaku operator penerima suplai diwakili oleh H. Darwis dengan pihak PT Pupuk Kaltim yang diwakili oleh Sugianto dan dari PT Petrokimia Gresik, Didi.
Adapun jenis pupuk yang disuplai adalah NPK dan UREA dari PT Pupuk Kaltim, sedangkan jenis ZA, SP 36 dan Petro Organik dari PT Petrokimia Gresik. (Red)
Tags
Advertorial
