Bahtiar bin Baharuddin (20), Nelayan pencari ikan, yang bertempat tinggal di Jl. Batu Silira RT 09 Desa Batuah Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, yang diduga mengalami kecelakaan laut (laka laut) pada Sabtu (5/1/19) sekira jam 07.00 WITa masih belum ditemukan.
Sebelumnya Bahtiar diketahui berangkat bersama ayahnya Baharuddin (52), warga Jl. Batu Silira RT 09 Desa Batuah Kecamatan Pulau Laut Utara, menggunakan perahu (kelotok) untuk mencari ikan di perairan Pudi Kecamatan Kelumpang Utara, pada Sabtu, sekira jam 05.00 WITa.
Baharuddin, Ayah korban baru menyadari, anaknya hilang dan tidak ada di perahu saat dalam perjalanan menuju perairan Desa Pudi, tepatnya sekira 7 mil arah barat dari 03° 12' 965" S 116° 40' 963" ketika hendak menyuruh Bahtiar untuk memompa air pembuangan.
Baharuddin pun segera mencari Bahtiar di tempat yang diperkirakan menjadi lokasi korban terjatuh, sambil berputar bolak balik mengitari lokasi memastikan keberadaan Bahtiar, setelah beberapa jam mencari dan belum membuahkan hasil, akhirnya Baharuddin pulang, dan segera melaporkan kejadian kepihak terkait.
Aparat bergerak cepat, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, BNBD, Posmat Tanjung Batu Lanal Kotabaru segera melakukan pencarian terhadap korban jatuh tersebut, pada Minggu (06/1/19) sekira jam 10.00 WITa di sekitar perairan Siring Laut, perairan Tanjung Dewa dan perairan Tanjung Batu.
Hingga berita ini diturunkan, 2 hari pasca kejadian hilangnya Bahtiar, pencarian dan penyisiran terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat. (RNS/rel).

