[INFOKUS] Bila Pemimpin Tak Bijak, Di-nonjob-kan 2 Tahun, Islah pun Tiada

Islah, mungkin inilah kata yang bisa menggambarkan kondisi pelantikan Pejabat Eselon II yang dulaksanakan kemarin (07/01/19) oleh Pemkab Kotabaru.


Semua Aparatur Sipil di lingkup Pemkab Kotabaru serta para Awak Media yang meliput acara tersebut berharap kehadiran Bupati Kotabaru untuk melantik para ASN yang sempat di-nonjob-kan (Jabatan Fungsional).

Mungkin akan lain ceritanya bila Bupati Kotabaru, Said Jafar hadir dan melantik serta memberikan arahan langsung kepada Sugian Noor dan kawan-kawan. 

Ada nada kekecewaan yang terlintas setelah 2 tahun Sugian Noor dan kawan-kawan berjuang menuntut hak mereka hingga ke Mahkamah Agung berakhir hanya dilantik oleh Sekreteris Daerah.
Perjuangan panjang yang menguras energi dan "menghambat" jalannya roda birokrasi ini sebenarnya sudah selesai saat putusan MA memenangkan gugatan Sugian Noor dan kawan-kawan.
"Keangkuhan birokrasi" membuat semua bertahan pada keyakinan dan asas masing-masing. 

Sebagai Kepala Daerah, Bupati memiliki hak prerogratif memutuskan siapa yang menjadi "kabinetnya", dan siapa yang diwakilkan untuk melantiknya.
Namun pada kondisi seperti ini sangatlah elok bila Bupati sendiri dan langsung menyempatkan hadir dan melantik, bersalaman dan berpelukan sebagai satu isyarat kepada masyarakat bila sudah terjalin kesepakatan dan memulai satu perjalanan birokrasi ke arah yang lebih baik. 

Jauh berbeda dari pelantikan Kepala Desa meskipun berada di kecamatan Bupati hadir memberikan arti pada satu pelantikan.
Wajar mereka (Sugian Noor dan kawan-kawan) kecewa, bahkan tak sedikit juga masyarakat dan Awak Media merasa masih ada rasa "yang tidak biasa" diantara mereka (Bupati dan Sugian Noor dan kawan-kawan).

Sugian Noor dan kawan-kawan pun akhirnya merasa ada yang salah dari SK yang mereka terima dan meminta agar dikoreksi. 

Terkadang satu jalan menuju perbaikan akan terus menemui kerikil-kerikil tajam. Namun dengan komunikasi yang baik kerikil-kerikil itu akan menjadi satu dinamika yang mewarnai birokrasi.
Jangan pertontonkan ketidakharmonisan di tengah masyarakat, sedikit bersandiwara agar terlihat indah mungkin itu lebih bermakna. (dbg)

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara