Pemujaan Goa Tamuluang Tanpa Respons Pemkab Kotabaru

Pesta adat Pemujaan Goa Tamuluang yang digelar di Balai Adat Pangkalan Desa Bangkalaan Dayak Kecamatan Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru kurang mendapat respon dari Pemkab Kotabaru. 

Ini terlihat dari ketidakhadiran Pejabat di lingkup Pemkab Kotabaru pada acara adat Pemujaan Goa Tamuluang ini. Padahal acara ini bisa dikembangkan sebagai satu diantara agenda rutin wisata Kotabaru. 

Acara adat suku Dayak yang digelar selama 4 hari 4 malam ini berlangsung sangat sakral.
Para Balian (tokoh adat) melakukan acara babalian suatu ritual pemanggilan terhadap roh-roh leluhur.
Para balian melakukan tarian mistis "Batandik" dengan diselingi lantunan mantra-mantra dan diiringi gamelan dan gong yang menambah mistis suasana malam. 

Puncak acara digelar pada hari Kamis (20/12/18) dengan acara pelarungan sesajen dan pengantaran sangkar ulin serta sesajen di muara sungai dengan pembakaran dupa. 

Acara ini menurut Penghulu Adat Kecamatan, Ony, merupakan warisan leluhur mereka yang wajib dilaksanakan setiap bulan Desember sebagai ucapan rasa syukur atas rejeki, kesehatan dan kedamaian wilayah mereka. (dbg)

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara