Tolak Bala, Kegiatan Arba Mustakmir di Kediaman Bupati Kotabaru

Istilah Rabu Mustakmir, atau Arba Mustakmir, sangat akrab di telinga sebagian besar umat Islam di negeri ini tak terkecuali di Kotabaru, yang dipercaya sebagai hari dimana terdapat berbagai bala.

Bertempat di kediaman Bupati Kotabaru, Said Jafar, diadakan kegiatan terkait Arba Mustahmir ini atau menolak bala. 

Di kalangan masyarakat di daerah ini tradisi memperingati Arba Mustahmir masih dilakukan hingga saat ini, baik di rumah, mesjid, mushala, dan tempat lainnya, dilakukan pada hari Rabu terakhir  menjelang akhir bulan Safar atau akan memasuki bulan Syawal pada kalender tahun hijriyah yang digunakan umat Islam.

Konon menurut kepercayaan sebagian besar umat Islam, di hari tersebut datangnya 320 ribu bentuk bala berupa sumber penyakit dan marabahaya berupa 20 ribu bencana. Maka rata-rata kegiatan yang dilaksanakan pada hari tersebut adalah yang bersifat menolak bala, yang diisi dengan shalat sunat disertai dengan doa tolak bala, selamatan kampung, mandi safar membuang sial dan penyakit, tidak melakukan atau berpergian ke tempat jauh, serta tidak melakukan hal-hal yang menjadi pantangan. 

Kegiatan Arba Mustahmir di kediaman Bupati Kotabaru juga dihadiri oleh Kepala Pertamina Depo Kotabaru, Mansyur, Guru Syarifuddin (Guru Udin ), para Kepala SKPD di lingkup Pemkab Kotabaru, para Tokoh Agama dan masyarakat. (Anto)

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara