Pemkab Tanah Bumbu melalui Dinas Komunikasi Dan
Informasi saat ini resmi memiliki pusat sarana informasi baru
terintegrasi yang diberi nama Maming Digital Live Room (MDLR), diresmikan Sekdakab Tanah Bumbu, Rooswandi Salem, M.Sos, MM, Kamis (08/11/18).
“Dengan diluncurkannya DLR ini diharapkan akan menjadikan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai Smart City dalam mengembangkan dan pengelolaan Sumber Daya Manusia, baik secara efektif dan efisien,” kata Sekda saat membacakan sambutan Bupati Tanah Bumbu.
Menurutnya dengan memanfatkan teknologi informasi dan komunikasi, harus dijadikan satu upaya meningkatkan kualitas tatakelola pemerintahan dan pelayanan publik.
“Sebab kita menyadari akan pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalitas aparatur dalam memberikan pelayanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Sekdakab.
Ditambahkannya, ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tanah Bumbu terhadap peningkatan kualitas birokrasi yang responsif terutama melalui optimalisasi aparatur di berbagai inovasi dan aplikasi, yakni melalui proyek perubahan diluncurkannya Maming Digital Live Room atau MDLR.
MDLR ini jelasnya adalah suatu fasilitas yang berfungsi dan dirancang untuk menampilkan data dari semua SKPD, sehingga dapat memudahkan bagi Kepala Daerah untuk mengetahui kondisi daerah yang dipimpinnya, dan dapat mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
Diharapkan pula MDLR ini dapat memudahkan masyarakat atau pelaku kepentingan, untuk efesiensi dan efektivitas terhadap data dan pencariannya. Pemerintah Daerah mengapresiasi atas hadirnya MDLR ini karena masyarakat dan pelaku kepentingan tidak susah lagi mencari informasi ke SKPD, tapi cukup datang ke MDLR ini.
Kepala Diskominfo Kabupaten Tanah Bumbu, Ardiansyah.S.Sos, mengatakan dibangunnya MDLR ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan di bidang data, baik untuk masyarakat maupun untuk kalangan Pemkab Tanah Bumbu.
“Sering saya mendengar keluhan masyarakat untuk mendapatkan data begitu susah. Kerena datang ke SKPD bisa saja terkendala penyimpan data dimana kebetulan pegawainya cuti dan sebagainya, untuk itulah kami kumpulkan semua data melalui MDLR ini sehingga mudah didapat,” jelas Ardiansyah.
MDLR dapat pula dilihat secara visual dan grafik perkembangan pembangunan Tanah Bumbu di berbagai bidang, mulai Infrastruktur, kesehatan, pendidikan hingga pengelolaan keuangan daerah.
Dalam kesempatan ia melaporkan MDLR adalah dalam rangka pelaksanaan proyek perubahan guna mengikuti Diklat Pim 2 di Badan Pengembangan SDM Propinsi Kalsel. (MCTB)
“Dengan diluncurkannya DLR ini diharapkan akan menjadikan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai Smart City dalam mengembangkan dan pengelolaan Sumber Daya Manusia, baik secara efektif dan efisien,” kata Sekda saat membacakan sambutan Bupati Tanah Bumbu.
Menurutnya dengan memanfatkan teknologi informasi dan komunikasi, harus dijadikan satu upaya meningkatkan kualitas tatakelola pemerintahan dan pelayanan publik.
“Sebab kita menyadari akan pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalitas aparatur dalam memberikan pelayanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Sekdakab.
Ditambahkannya, ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tanah Bumbu terhadap peningkatan kualitas birokrasi yang responsif terutama melalui optimalisasi aparatur di berbagai inovasi dan aplikasi, yakni melalui proyek perubahan diluncurkannya Maming Digital Live Room atau MDLR.
MDLR ini jelasnya adalah suatu fasilitas yang berfungsi dan dirancang untuk menampilkan data dari semua SKPD, sehingga dapat memudahkan bagi Kepala Daerah untuk mengetahui kondisi daerah yang dipimpinnya, dan dapat mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
Diharapkan pula MDLR ini dapat memudahkan masyarakat atau pelaku kepentingan, untuk efesiensi dan efektivitas terhadap data dan pencariannya. Pemerintah Daerah mengapresiasi atas hadirnya MDLR ini karena masyarakat dan pelaku kepentingan tidak susah lagi mencari informasi ke SKPD, tapi cukup datang ke MDLR ini.
Kepala Diskominfo Kabupaten Tanah Bumbu, Ardiansyah.S.Sos, mengatakan dibangunnya MDLR ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan di bidang data, baik untuk masyarakat maupun untuk kalangan Pemkab Tanah Bumbu.
“Sering saya mendengar keluhan masyarakat untuk mendapatkan data begitu susah. Kerena datang ke SKPD bisa saja terkendala penyimpan data dimana kebetulan pegawainya cuti dan sebagainya, untuk itulah kami kumpulkan semua data melalui MDLR ini sehingga mudah didapat,” jelas Ardiansyah.
MDLR dapat pula dilihat secara visual dan grafik perkembangan pembangunan Tanah Bumbu di berbagai bidang, mulai Infrastruktur, kesehatan, pendidikan hingga pengelolaan keuangan daerah.
Dalam kesempatan ia melaporkan MDLR adalah dalam rangka pelaksanaan proyek perubahan guna mengikuti Diklat Pim 2 di Badan Pengembangan SDM Propinsi Kalsel. (MCTB)
Tags
Advertorial

