Dalam rangka menyamakan persepsi terkait klaim AUTP di Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan
Rapat Koordinasi, Sosialisasi, dan Evaluasi Kegiatan Asuransi Usaha Tani
Padi (AUTP) Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (10/07/18).
Rapat dibuka oleh Sekdakab Tanah Bumbu, Rooswandi Salem dihadiri pula Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi PDIP, M. Syarifuddin, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Propinsi Kalsel, BPTPH Kalsel, BPP, POPT, Mantri Tani, PPL, dan Kelompok Tani se Tanah Bumbu, juga mengundang pihak PT Jasindo dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Propinsi Kalsel.
“Pada pertemuan ini kita melakukan evaluasi dan pemecahan berbagai persoalan yang dihadapi seperti pengajuan klaim maupun pembayarannya,” ujar Setia Budi, Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu.
Sementara itu Sekdakab mengatakan kegiatan AUTP ini perlu dikoordinasikan supaya terjadi persamaan persepsi terkait klaim asuransi ini. Menurut Sekda, Pemkab Tanah Bumbu beberapa tahun ini menjadikan pertanian sebagai prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun kondisi musim yang tidak bisa diprediksi seperti banjir menjadi permasalahan. Untuk itu diperlukan upaya agar petani tidak perlu diberatkan dengan kondisi bencana tersebut diantaranya melalui AUTP.
“Hari ini kita membahas lebih lanjut sejauh mana peran asuransi ini untuk petani, tata kelola, dan klaimnya. Kita juga berharap agar birokrasi kelengkapan administrasi klaim asuransi lebih mudah sehingga petani terbantu untuk melanjutkan usaha mereka ke depannya. Untuk diketahui, AUTP ini untuk membantu para petani dan pelaku usaha agar usahanya dapat terus berkelanjutan," kata Sekdakab. (MCTB)
Rapat dibuka oleh Sekdakab Tanah Bumbu, Rooswandi Salem dihadiri pula Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi PDIP, M. Syarifuddin, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Propinsi Kalsel, BPTPH Kalsel, BPP, POPT, Mantri Tani, PPL, dan Kelompok Tani se Tanah Bumbu, juga mengundang pihak PT Jasindo dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Propinsi Kalsel.
“Pada pertemuan ini kita melakukan evaluasi dan pemecahan berbagai persoalan yang dihadapi seperti pengajuan klaim maupun pembayarannya,” ujar Setia Budi, Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu.
Sementara itu Sekdakab mengatakan kegiatan AUTP ini perlu dikoordinasikan supaya terjadi persamaan persepsi terkait klaim asuransi ini. Menurut Sekda, Pemkab Tanah Bumbu beberapa tahun ini menjadikan pertanian sebagai prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun kondisi musim yang tidak bisa diprediksi seperti banjir menjadi permasalahan. Untuk itu diperlukan upaya agar petani tidak perlu diberatkan dengan kondisi bencana tersebut diantaranya melalui AUTP.
“Hari ini kita membahas lebih lanjut sejauh mana peran asuransi ini untuk petani, tata kelola, dan klaimnya. Kita juga berharap agar birokrasi kelengkapan administrasi klaim asuransi lebih mudah sehingga petani terbantu untuk melanjutkan usaha mereka ke depannya. Untuk diketahui, AUTP ini untuk membantu para petani dan pelaku usaha agar usahanya dapat terus berkelanjutan," kata Sekdakab. (MCTB)
Tags
Advertorial

