Lebih 1.000 warga Kotabaru kembali berunjukrasa menolak kegiatan tambang yang akan dilakukan oleh PT SILO Grup di daratan Pulau Laut Kotabaru.
Aksi yang dilakukan oleh LSM KAPAK, LSM GEPAK dan OPIN lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya, dilaksanakan pada Senin (21/01/18), dengan berkonvoi di jalanan melakukan orasi oleh koordinator aksi tolak tambang Pulau Laut.
Para pengunjukrasa yang berkumpul di depan Kantor Bupati Kotabaru diterima oleh Wakil Bupati Kotabaru, Ir. Burhanudin, mereka meminta Pemerintah Daerah segera mengeluarkan kebijakan yang menolak tambang Pulau Laut seperti yang pernah dilakukan dulu.
Para pengunjukrasa bergerak menuju Gedung DPRD Kotabaru untuk menyampaikan aspirasi penolakan tambang PT. SILO Grup, diterima oleh Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Alpisah, Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Muhammad Arief dan anggota DPRD Kotabaru, Mustakim Parani.
Aksi tolak tambang PT. SILO Grup dilanjutkan dengan hearing di ruang rapat paripurna DPRD Kotabaru.
Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Alpisah langsung memimpin Rapat Dengar Pendapat ini. Hadir juga dalam hearing ini Wakil Bupati Kotabaru, Forkopimda, Sekretaris Dearah Propinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan serta Dinas Kehutanan Propinsi, Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Propinsi, Dinas BLHD Propinsi serta instansi terkait di lingkup Pemkab Kotabaru.
Sekretaris Daerah Propinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie mengatakan Pemerintah Propinsi Kalsel tetap pada surat yang disampaikan oleh Gubernur, bahwa Pemerintah Propinsi mendukung masyarakat Kotabaru menolak tambang Pulau Laut. (dbg)
Tags
Peristiwa

