Setelah disosialisakan hampir 1 tahun Mattone Tertib Buang Sampah 2018, akhirnya ikon program Desa Mattone mulai dilaksanakn bersamaan dengan penambahan 16 tong sampah bantuan dari satu perisahaan yang bergerak di bidang perminyakan di Muara Pagatan, dan penambahan 5 TPS (Tempat Pembuangan Sementara) yang dibangun permanen dari beton.
Menurut Andi S Jaya, Kades Mattone,
masih seringnya ada sampah di jalanan, seperti juga dikeluhkan warganya, sampah berasal dari para penjual pentol dan es keliling yang sering membuang sampah secara sembarangan. Untuk itu dalam waktu dekat menurut Andi, pihaknyabakan menyurati para penjual pentol dan es keliling agar bisa membantu menyukseskan program desa. Dan juga memberikan perintah ke para warganya agar menegur apabila ada penjual pentol, es keliling dan pembelinya yang seenaknya membuang sampah.
masih seringnya ada sampah di jalanan, seperti juga dikeluhkan warganya, sampah berasal dari para penjual pentol dan es keliling yang sering membuang sampah secara sembarangan. Untuk itu dalam waktu dekat menurut Andi, pihaknyabakan menyurati para penjual pentol dan es keliling agar bisa membantu menyukseskan program desa. Dan juga memberikan perintah ke para warganya agar menegur apabila ada penjual pentol, es keliling dan pembelinya yang seenaknya membuang sampah.
Sementara untuk sekolah-sekolah yang sering dijadikan lokasi berjualan para penjual pentol dan es keliling yang ada di Desa Mattone sudah disurati oleh pihak Pemerintahan Desa.
Langkah yang dilakukan oleh Desa Mattone ini mendapat apresiasi dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Daerah Tanah Bumbu melalui Koordinator Wilayah Kebersihan Kecamatan Kusan Hilir dan Sungai Loban. Dan berharap langkah Desa Mattone ini dapat dijadikan percontohan bagi desa-desa lainnya di seluruh Tanah Bumbu. (Andri)
Tags
LIngkungan

