Anda Pengunjung ke 230.398.449

Perluasan Bandara Gusti Syamsir Alam Kotabaru

Satu saranan transportasi yang menghubungkan wilayah Kotabaru dengan daerah lainnya adalah penerbangan melalui Bandara Gusti Syamsir Alam yang berlokasi di Desa Stagen.

Keberadaan Bandara tersebut telah hampir 20 tahun belum ada rehabilitasi, sehingga Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menganggap perlu adanya rehabilitasi dan perluasan Bandara, yang bernilai milyaran rupiah masih dalam tahap pelaksanaan. 

Kepala Kantor Unit Peneyelenggara Bandara Gusti Syamsir Alam, Prio Budiono, mengatakan kegiatan ini merupakan program dari Pemerintah Pusat yang adalah kebijakan dari Menteri Perhubungan saat dijabat oleh Ignatius Jonan.
 
Luas terminal sebelumnya hanya 500 meter persegi menjadi 1.692 meter persegi.
Prio Budiono menyebutkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan beberapa maskapai penerbangan untuk bisa menambah jadual penerbangan dari Kotabaru diantara Garuda Indonesia. Diharapkan akhir tahun 2017 ini atau awal tahun 2018 ada tambang jadual dari dan ke Kotabaru.

Selama ini banyak warga Kotabaru yang masih belum terlayani transportasi Udara ini, sehingga masih banyak warga yang bergantung pada transportasi darat. Disamping itu untuk kepentingan ekonomi daerah angkutan angkutan kargo tak terlayani dengan berhentinya layanan maskapai Kalstar.
Sedangkan untuk peningkatan landasan pacu pihak Bandara masih bisa mengoptimalkan landasan yang ada, karena dengan jadual 3 penerbangan yang ada masih dilaksanakan.

Untuk diketahui Bandara Gusti Syamsir Alam runway 15 sudah mepet ke laut, sedangkan untuk runway 33 sangat dekat dengan jalan umum, namun dengan program Presiden Joko Widodo yang menjadi skala prioritas pembangunan terutama Bandara di daerah terisolir, daerah rawan bencana, daerah terluar dan untuk pengembangan wisata. (DBG)

Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara