Proyek Drainase, PT PPM Terancam Blacklist

Pembangunan saluran pembuangan (drainase) di kawasan Batulicin oleh PT Perdana Putra Mandiri (PPM), hingga batas waktu yang ditentukan tak juga selesai dikerjakan.

PT PPM mendapatkan proyek tersebut melalui proses lelang dengan anggaran Rp 1.087 milyar dari pagu sebesar Rp 1.5 milyar. Nyatanya pekerjaan tak selesai, dan para warga yang berada di sekitar proyek mengeluhkan sisa pekerjaan yang dianggap tidak aman.

"Mestinya saluran tersebut ditutupi dulu sebelum melanjutkan pekerjaan, karena membahayakan anak-anak bila sampai tercebur kedalam saluran yang airnya cukup dalam," ungkap Mandra, seorang warga yang pelataran rumahnya persis di pinggir proyek saluran yang tak ditutupi.

Adapun Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanah Bumbu, Roy Rizali Anwar, mengungkapkan PT PPM saat ini sudah dalam status denda karena tak menyelesaikan pekerjaan.

"Pekerjaan tetap akan diteruskan oleh PT PPM, namun jika tak selesai juga, maka akan kita kenakan 'blacklist'," ujar Roy. (ISP)

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama