Mulanya Tanah Bumbu merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Kotabaru, yang terdiri dari beberapa kecamatan; Batulicin, Kusan Hilir, Kusan Hulu, Sungai Loban dan Satui. Inilah cikal bakal Pemkab Tanah Bumbu yang kemudian berkembang dimekarkan beberapa kecamatan antara lain; Simpang Empat, Angsana, Kuranji, Karang Bintang dan Mantewe.
Pemekaran wilayah pemerintahan juga terjadi pada Kelurahan dan Desa. Ini untuk mempermudah pelayanan pemerintah terhadap warga Kabupaten Tanah Bumbu.

Selama dalam kurun waktu 13 tahun berlalu Tanah Bumbu diperintah oleh Bupati antara lain; dr. Zairullah Azhar yang dalam awal-awal berdirinya Tanah Bumbu sebagai Penjabat Bupati. Kemudian melalui Pemilukada, dr. Zairullah Azhar yang berpasangan dengan Drs. Abdul Hakim terpilih sebagai Pasangan Kepala Daerah Definitif.
Pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu selanjutnya dipimpin oleh Pasangan Mardani H Maming dan Difriadi Darjat. Pada Pemilukada 2015 Mardani H Maming kembali maju berpasangan dengan H. Sudian Noor (H. Dian), dan kembali terpilih.
Dan selama kurun waktu 13 tahun kemajuan Tanah Bumbu begitu pesat terutama pada infrastruktur, sarana dan prasarana umum. Tanah Bumbu di usianya yang ke 13 ini terus berbenah dan mengembangkan dan membangun berbagai potensi di segala bidang.
Pesta adat ini merupakan prosesi ungkapan rasa syukur atas rejeki yang dilimpahkan Tuhan kepada para nelayan. Dan prosesi pesta adat ini telah menjadi agenda wisata yang sudah tersebar ke seluruh Indonesia bahkan mencanegara.
Selamat Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu ke 13, dan selamat berkunjung ke acara perayaan Pesta Laut 'Mappanre ri tasi'e." (ISP)
Tags:
Advertorial




