
Para Akseptor terpaksa membeli dari toko obat. Pil KB bantuan Pemerintah yang biasa bisa didapat dengan mudah dari Petugas Penyuluh Lapangan KB; tak ada lagi.
Taupik Rivani, Kepala Badan KB Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kotabaru saat dikonfirmasi Kru Media ini malahan balik bertanya seolah enggan memberikan jawaban. Pejabat yang mestinya bersikap baik melayani siapapun, menyuruh menanyakannya ke Kabid KB yang saat itu sedang tak berada di tempat. (Iwan)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.