KOTABARU,
Proyek perbaikan jalan Tanjung Serdang ke Lontar di Pulau Laut Barat, menuai banyak kecaman Netizen di Media Sosial terutama Facebook.
Para Netizen mengungkapkan kekecewaan terhadap pihak Pemkab Kotabaru yang memenangkan tender proyek kepada PT Yani Trading Contractor asal Kaltim, yang diduga tak memenuhi syarat terutama terkait kepemilikan peralatan kerja.
"Dukungan alatnya dari pt apa jar....setahu lun...pemenang ga bkalan menang ...apalagi proyek miliyaran klau kdda dukungan alatnya....paling kda dukungan alat dari pt lain....hehe," tulis Akun Ridin Kotabaru di Facebook.
Sejumlah Penggiat LSM di Kotabaru pun mengungkapkan dugaan adanya semacam 'permainan' para Oknum di lingkungan Pemkab Kotabaru untuk bisa memenangkan PT Yani Trading Contractor untuk jadi Pelaksana proyek dengan dana APBD sebesar lebih dari Rp 27 milyar itu. Bahkan seorang Penggiat LSM lainnya mensinyalir adanya keterlibatan sejumlah Anggota DPRD Kotabaru dari Partai Gerindra, Partai Golkar, PPP dan PDIP.
"sdh di tangan kita nama salah satu anggota anggota Dewan & langsung turun tangan meng koordinir Angkutan Material dari Batu ladung ke Lokasi pengurukan.Armada bergerak cuma 5 buah dum truck dan menggali persis di CA dan Kawasan hutan," Akun Jeffry Walet menyebut di Akun Facebook-nya.
Selain memperoleh proyek perbaikan jalan Tanjung Serdang - Lontar, PT Yani Trading Contractor yang beralamat di Jl. Jakarta Komplek Perum Korpri Loa Bakung Blok NL No 14 Samarinda ini, juga mendapat pekerjaan perbaikan jalan di Kecamatan Sungai Durian. (JCO)
Tags:
Pemerintahan
