![]() |
| Zairullah Azhar, Katua Panja Komisi VII DPR RI |
Panitia Kerja (Panja) Komisi VII DPR RI mempersilakan perwakilan PT SILO dan PT BCS untuk meninggalkan ruangan pertemuan yang digelar di Operation Room Pemkab Kotabaru, Kamis (25/6/15).
Perwakilan kedua perusahaan di bidang pertambangan itu dianggap tak mempersiapkan dan memiliki data-data yang diperlukan Panja Komisi VII DPR RI, serta mengirim orang yang tak bisa mengambil keputusan (Decision Maker).
"Panja ini bersifat investigatif. Semoga tidak terulang seperti kejadian hari ini terutama perusahaan PKP2B mesti bisa menghargai sistem dimana sebelum mereka ekspor datanya harus ada. Kita melihat PT SILO ini sudah habis ijin ekspornya pada 26 Juni 2015. Mau diperpanjang atau bagaimana tentu harus ada persyaratan yang harus dipenuhi," kata Zairullah Azhar, Ketua Panja yang merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang Mantan Bupati Tanah Bumbu.
"Kita datang jauh-jauh tidak ada data yang mereka buat. Kita tidak mau dalam pertemuan antara Panja DPR RI dan Perusahan hanya diwakili orang yang tidak mempunyai wewenang memutuskan sesuatu. Dan kita butuh data sejauh mana kontribusi perusahaan; berapa keuntungan perusahaan dan berapa yang mereka masukkan ke Negara," ungkap Dewi Yasin Limpo, seorang Anggota Panja. (Wan)
Tags:
Pemerintahan

