KOTABARU,
Kantor Kesehatan Pelabuhan selalu waspadai penularan Virus MERS CoV (Middle East Respiratory Syndrome Coruna Virus) di wilayah Kotabaru.
Hal itu seperti diungkapkan oleh Sabilal Rasyad, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Banjarmasin saat mengunjungi stand Kesehatan Pelabuhan Kotabaru di Expo Saijaan, beberapa hari lalu.
MERS CoV adalah Virus baru yang menyebabkan penyakit sistem pernafasan dan dapat menimbulkan kematian. Penularannya melalui kontak langsung dengan penderita melalui batuk dan bersin. Virus ini dapat dicegah dengan cara mencuci tangan pakai sabun, tutup hidung dan mulut bila batuk dengan menggunakan masker bila bepergian, dan segera ke Dokter bila mengalami gejala batuk, demam, dan sesak nafas.
Menurut Sabilal, untuk Kotabaru memang ada kapal di jalur lalulintas internasional; kargo batubara, yang memang jumlahnya kecil tapi ada beberapa diantaranya kapal Asing, yang selalu diwaspadai dengan menerapkan prinsip ke karantinaan di atas kapal.
"Dengan protap yang sudah diterapkan dari Kementerian Kesehatan, insha Allah tidak masuk ke wilayah kita," ujar Sabilal. (Wan)
Kantor Kesehatan Pelabuhan selalu waspadai penularan Virus MERS CoV (Middle East Respiratory Syndrome Coruna Virus) di wilayah Kotabaru.
Hal itu seperti diungkapkan oleh Sabilal Rasyad, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Banjarmasin saat mengunjungi stand Kesehatan Pelabuhan Kotabaru di Expo Saijaan, beberapa hari lalu.
MERS CoV adalah Virus baru yang menyebabkan penyakit sistem pernafasan dan dapat menimbulkan kematian. Penularannya melalui kontak langsung dengan penderita melalui batuk dan bersin. Virus ini dapat dicegah dengan cara mencuci tangan pakai sabun, tutup hidung dan mulut bila batuk dengan menggunakan masker bila bepergian, dan segera ke Dokter bila mengalami gejala batuk, demam, dan sesak nafas.
Menurut Sabilal, untuk Kotabaru memang ada kapal di jalur lalulintas internasional; kargo batubara, yang memang jumlahnya kecil tapi ada beberapa diantaranya kapal Asing, yang selalu diwaspadai dengan menerapkan prinsip ke karantinaan di atas kapal.
"Dengan protap yang sudah diterapkan dari Kementerian Kesehatan, insha Allah tidak masuk ke wilayah kita," ujar Sabilal. (Wan)
Tags:
Kesehatan

