-->

Notification

×

Kategori Artike

Cari Artikel

Iklan

Iklan

Iklan

Penuturnya Banyak, Bahasa Ini Tak Jadi Bahasa Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 Last Updated 2026-10-25T05:12:42Z

©Jurnalisia,
Jumlah penutur yang puluhan juta hingga ratusan juta; tak menjadikan bahasa digunakan sebagai bahasa nasional di satu negara, contohnya saja bahasa China Wu di China dan bahasa Jawa di Indonesia.

Bahasa China Wu diperkirakan mempunyai jumlah penutur 200 jutaan orang di China, sedangkan bahasa Jawa di Indonesia dituturkan oleh sekitar 68 jutaan orang. 


Sejumlah bahasa yang penuturnya cukup banyak namun tak dijadikan bahasa nasional antara lain adalah sejumlah bahasa di India yakni; Telugu (81 juta penutur), Marathi (60 juta), Rajasthani (50 juta), Gujarati (45 juta), Malayalam (38 juta), dan bahasa Odia atau Oriya dengan jumlah penutur 36 jutaan.

Selain itu terdapat bahasa Punjabi di Pakistan dengan jumlah penutur sekitar 150 jutaan, dan juga bahasa Kanton di China dengan penutur sekitar 80 jutaan. 
📊 35  

Tag Terpopuler