Perkembangan pesantren Muhammadiyah dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan trend yang sangat menggembirakan.
Sejak tahun 2015, jumlah pesantren Muhammadiyah telah mengalami peningkatan yang signifikan. Saat ini berdasarkan data terbaru dari Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat (LP2 PP) Muhammadiyah; terdapat 451 pesantren Muhammadiyah yang tersebar di 27 provinsi di seluruh Indonesia.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saad Ibrahim, menegaskan seluruh pesantren di bawah naungan Muhammadiyah tidak dimiliki secara pribadi oleh individu-individu tertentu.
“Pesantren bukanlah milik personal. Semua pesantren tersebut milik Muhammadiyah,” ujar Saad Ibrahim.
Pandangan ini sejalan dengan prinsip dasar yang dianut oleh Muhammadiyah; dimana seluruh amal usaha termasuk rumah sakit, perguruan tinggi, dan sekolah; adalah milik kolektif organisasi; untuk memberikan pelayanan terbaik kepada umat tanpa adanya kepentingan pribadi yang mendominasi.
Jumlah pesantren Muhammadiyah ini diprediksi akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya kesadaran dan kebutuhan akan kaderisasi ulama di Muhammadiyah.
📊 79.672
*Sumber : kabarmuhammadiyah
Tags
Edukasi
