Total Stats 📊 237.102.476

Haji Merah, Seorang Muslim Sekaligus Seorang Komunis


©Jurnalisia,
Ia seorang Muslim, bergelar haji pula, tapi ia juga seorang Komunis. Ia adalah Haji Mohammad Misbach, lahir di Kauman Surakarta pada 1876 dan wafat di Manokwari Papua pada 24 Mei 1924 karena terserang malaria. 

Nama kecilnya Ahmad, setelah menunaikan ibadah haji, ia mengganti namanya menjadi Mohammad Misbach yang kemudian karena keterlibatannya di Partai Komunis Indonesia (PKI) ia dapat panggilan sebagai "Haji Merah".

Dia tumbuh di lingkungan santri yang religius dan dibesarkan oleh keluarga pengusaha batik yang kaya raya. Bagi Haji Merah, menjadi seorang Muslim yang sejati berarti harus membela kaum yang tertindas. Ia berpandangan bahwa nilai-nilai dasar komunisme; seperti masyarakat sama rata-sama rasa dan penolakan terhadap kapitalisme; sejalan dengan misi pembebasan dalam ajaran Islam.


Haji Misbach merupakan seorang jurnalis pergerakan yang berani. Ia mendirikan dan memimpin beberapa surat kabar bernapaskan perlawanan, seperti Medan Moeslimin (1915) dan Islam Bergerak (1917). Melalui tulisan-tulisannya, ia tidak hanya menyerang Pemerintah Kolonial Belanda, tetapi juga mengecam kaum Priayi (Birokrat Feodal) dan kiai yang dianggap tunduk atau berkerjasama dengan penjajah. Tidak hanya di balik meja redaksi, ia juga aktif mengorganisasi buruh dan petani untuk melakukan aksi mogok kerja massal. 

Karena aktivitasnya yang dianggap sangat berbahaya bagi stabilitas keamanan Hindia Belanda, pada Juni 1924 Haji Misbach ditangkap kembali. Sebelumnya ia pernah ditangkap pada 1920. Pemerintah kolonial kemudian membuangnya ke wilayah Manokwari, Papua. Di tanah pengasingan tersebut ia tetap konsisten berdakwah dengan membentuk komunitas Islam serta mendirikan satu mesjid. 
📊 101 

Lebih baru Lebih lama

Translate

English French

Pariwara


Alamat : Jl. Poros Tarjun - Serongga, RT 07 RW 03 Desa Langadai Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru.

Spesifikasi Mutu Beton yang diproduksi : K-175, 225, 250, 300 dan 350. Kapasitas produksi Batching Plant : 40 meter kubik/jam.

Kontak Person Pemesanan : Telpon, Tekan langsung Bernad Rudy Sabuna dan Tekan langsung Teguh Pangestu

@dec-xxvi