Sosok pria ini merupakan Direktur Utama Garuda yang legendaris, tapi siapa menyangka ia juga merupakan pionir di bidang penerbangan Indonesia beresama R.J. Salatun dan Nurtanio Pringgoadisuryo.
Ia adalah Wiweko Soepono, ketika itu ia baru berusia 25 tahun, bersama kedua rekannya itu merancang pesawat terbang ringan yang diberi nama WEL (Wiweko Eksperimental Lightplane) atau RI-X.
Wiweko merupakan penerbang helikopter pertama asal Indonesia. Ia menyelesaikan sekolah penerbang helikopter di Amerika Serikat pada tahun 1950 menggunakan helikopter jenis Hiller-360. Ia juga mencatatkan sejarah sebagai penerbang Asia pertama yang berhasil menembus Samudra Pasifik seorang diri. Aksi heroik ini ia lakukan saat menerbangkan pesawat dari Oakland, Amerika Serikat, menuju Jakarta.
Kontribusi Wiweko yang paling diakui secara internasional adalah idenya memodifikasi kokpit pesawat Airbus A300. Pada masa itu, kokpit pesawat besar membutuhkan 3 orang awak (2 pilot dan 1 teknisi/flight engineer). Wiweko merancang konsep Forward Facing Crew Cockpit (FFCC) yang memangkas kebutuhan kru menjadi hanya 2 orang pilot tanpa teknisi. Terobosan visioner ini kemudian diadopsi menjadi standar industri penerbangan modern di seluruh dunia.
Tags
Figur
