Didukung Oleh Investing.com

Hajar Aswad Hanyalah Batu Biasa Tak Memberi Manfaat


Jurnalisia,
Hanya batu biasa yang tak memberikan manfaat; itulah batu yang bernama Hajar Aswad yang berada di bangunan berbentuk kubus di Mekah yang menjadi kiblat umat Islam yakni Ka'bah.

"Sungguh, aku tahu bahwa engkau hanyalah batu yang tidak bisa memberi mudharat (bahaya) maupun manfaat. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah SAW menciummu, niscaya aku pun tidak akan menciummu," tegas Umar bin Khattab, Khalifah ke 2 Khulafa Al Rasyidin yang juga merupakan Mertua Nabi Muhammad SAW.


Umar menciumnya hanya karena mencontoh Nabi Muhammad SAW (ittiba'), bukan karena menganggap batu itu sakral, serta bukan keyakinan bahwa batu itu memiliki kekuatan magis. Ucapannya ini bertujuan mencegah kemusyrikan dan menekankan tauhid; dimana penghormatan batu adalah bagian ibadah.

Ucapan Umar ini pula bertujuan menegaskan kembali bahwa umat Islam tidak menyembah berhala, membedakan dari perilaku kaum Jahiliyah. Meskipun demikian, menurut penjelasan Ali bin Abi Thalib, batu ini akan menjadi saksi bagi umat Islam yang menepati janji pada hari kiamat. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 


Lebih baru Lebih lama