Dengan jumlah angka perceraian sebanyak 1.205, menjadikan Kota Banjarmasin sebagai daerah dengan perceraian paling tinggi di Kalsel sepanjang tahun 2025.
Data tersebut berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel per Pebruari 2026. Penyebab utama terjadinya perceraian di Kalsel disinyalir adalah perselisihan dan pertengkaran terus-menerus selain penyebab lainnya seperti; ekonomi, komunikasi yang buruk, serta KDRT.
Berada di bawah Kota Banjarmasin adalah Kabupaten Banjar dengan jumlah perceraian 886, disusul Tanah Laut sebanyak 708 perceraian, dan Tanah Bumbu di urutan ke 4 sebanyak 661 perceraian.
Kabupaten Balangan menjadi daerah dengan angka perceraian terendah di Kalsel yakni sebanyak 186, di atas ada Kabupaten Kotabaru sebanyak 365 perceraian, serta Hulu Sungai Utara sebanyak 375 perceraian.
Selanjutnya Kota Banjarbaru dengan 534 perceraian, Hulu Sungai Selatan 510 perceraian, Barito Kuala sebanyak 475, Hulu Sungai Tengah 462, Kabupaten Tapin 418, dan Kabupaten Tabalong sebanyak 389 perceraian. ©Jurnalisia™
đź‘€
Tags:
Sosial
