Survei PRC 2023, Terdapat 36 Persen Mengaku Agnostik di Indonesia


Survei Pew Research Center (PRC) tahun 2023 menunjukkan bahwa 36 persen masyarakat Indonesia mengaku sebagai agnostik, artinya mereka tidak lagi mengakui afiliasi terhadap agama tertentu. Hal ini dianggap sebagai tren yang mengkhawatirkan oleh beberapa ahli, karena menunjukkan kemunduran dalam produksi pengetahuan Islam di kalangan umat. 

Agnostisisme sendiri adalah paham yang menyatakan bahwa manusia tidak memiliki kemampuan untuk memastikan keberadaan entitas supranatural seperti Tuhan, jin, atau hantu. Ini berbeda dengan ateisme, yang menolak keberadaan Tuhan. 

Survei ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana masyarakat Indonesia memandang agama dan spiritualitas di era digital ini.


Saat itu penduduk Indonesia berjumlah sekitar 278 juta, jika 36 persen mengaku agnostik, maka jumlahnya berkisar di angka 100 juta lebih. 

Dengan jumlah sebanyak itu, penganut Agnositisme di Indonesia malah melampaui jumlah para penganut 5 agama lainnya sekaligus yakni; Katolik sebesar 3,06% dari populasi, atau sekitar 8,6 juta jiwa, Kristen (Protestan); 10,48% dari populasi, atau sekitar 29,5 juta jiwa, Hindu; 1,71% dari populasi, atau sekitar 4,8 juta jiwa, Buddha; 0,74% dari populasi, atau sekitar 2,1 juta jiwa, dan Konghucu; 0,05% dari populasi, atau sekitar 140.000 jiwa. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 5963 


Lebih baru Lebih lama