Ramania, Mangga Mini Kaya Vitamin C

Jurnalisia,
Orang dari Suku Banjar menyebutnya Ramania, dikenal pula dengan sebutan Gandaria (Bouea macrophylla).

Ramania adalah buah tropis khas Kalimantan dan Asia Tenggara yang asam-manis menyegarkan. Umumnya berwarna hijau (muda/asam) hingga kuning-oranye (matang/manis), ramania sering dijadikan rujak, sambal, atau sirup, serta kaya akan vitamin C, antioksidan, dan serat. 

Di Jawa Barat dan di banyak daerah disebut Gandaria, serta Ma praang di Thailand. Bentuk buahnya bulat kecil menyerupai mangga mini atau kelereng, memiliki biji berwarna ungu, dan mengeluarkan getah dengan aroma khas seperti terpentin.


Saat muda bergetah dan sangat asam, sedangkan matang berwarna kuning-oranye dengan tekstur lembut, berair, dan rasa asam-manis. Sering dijadikan bahan rujak, campuran sambal terasi, asinan, selai, atau dimakan langsung. Pucuk daun mudanya juga digunakan sebagai lalapan.

Tinggi vitamin C untuk imunitas, mengandung serat, antioksidan, dan flavonoid/saponin yang berpotensi menurunkan kadar gula darah.

Di wilayah Kalsel terdapat jenis Ramania Hintalu (lebih asam) dan Ramania Pipit (lebih manis). Buah ini mulai langka di beberapa daerah karena penebangan pohon. Ramania umumnya berbuah satu kali dalam setahun, seringkali berbuah lebat pada bulan September hingga Desember. ©Jurnalisia™ 
đź‘€ 

Lebih baru Lebih lama