Pohon Kelampayan, yang lebih populer dikenal sebagai pohon Jabon (Neolamarckia cadamba atau Anthocephalus chinensis), adalah tanaman yang tersebar luas dari Asia Selatan hingga Papua Nugini.
Pohon Kelampayan dikenal sebagai satu diantara jenis pohon industri dengan pertumbuhan sangat cepat (fast-growing species), sehingga sering digunakan untuk program rehabilitasi lahan dan reklamasi. Dapat tumbuh hingga ketinggian 45 meter dengan tinggi bebas cabang mencapai 30 meter dan diameter batang hingga 160 cm. Memiliki batang yang lurus dan silindris dengan tajuk yang melebar secara horizontal.
Terdapat 2 varietas yang umum dibudidayakan di Indonesia, yaitu Jabon Putih dan Jabon Merah (Anthocephalus macrophyllus). Pohon Kelampayan memiliki buah yang muncul setiap tahun biasanya antara bulan Juni hingga Agustus. Buahnya berbentuk bulat, lunak, dan mengandung biji yang sangat kecil.
Habitat tumbuhnya di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 mdpl, terutama di tanah aluvial yang lembap di pinggir sungai atau daerah peralihan rawa. Pohon ini dapat mulai ditebang untuk kebutuhan kayu bulat dalam kurun waktu sekitar 7 hingga 8 tahun.
Kayunya yang ringan dan berwarna terang sangat populer untuk bahan baku kayu lapis (plyboard), mebel, korek api, pulp kertas, hingga konstruksi ringan. Daunnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Ekstrak daun dan kulit kayunya digunakan dalam pengobatan tradisional herbal. ©Jurnalisia™
👀 3893


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.