Jurnalisia,
Sepintas hewan ini mirip monyet. Inilah Lemur adalah primata endemik Madagaskar yang terkenal karena mata besar, ekor panjang (seperti lemur ekor cincin), dan kebiasaan sosialnya; mereka adalah primata "purba", hidup berkelompok, punya cara unik menandai wilayah (kelenjar bau), dan sebagian besar aktif nokturnal, namun sayangnya, lemur adalah kelompok mamalia yang paling terancam punah di dunia, menghadapi ancaman besar dari hilangnya habitat dan perdagangan ilegal.
Lemur merupakan hewan Endemik Madagaskar; yang hanya bisa ditemukan secara alami di Pulau Madagaskar dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Mereka dianggap sebagai primata tertua yang masih hidup, dengan jejak sejarah lebih dari 70 juta tahun, tiba di Madagaskar dari Afrika sekitar 65 juta tahun lalu.
Lemur hidup dalam kelompok (troop) dan seringkali dipimpin oleh betina dominan (matriarki) yang menentukan arah kelompoknya. Mereka menggunakan kelenjar bau di tangan dan tubuh untuk menandai wilayah, berkomunikasi, dan bahkan terlibat dalam "adu bau" untuk menyelesaikan konflik.
Ekor panjang Lemur berfungsi untuk keseimbangan saat melompat di pohon, bukan untuk berayun seperti monyet, dengan lemur ekor cincin menggunakannya untuk komunikasi. Mata besar mereka membantu mereka melihat dalam gelap karena banyak spesies lemur aktif di malam hari (nokturnal).
Nama "Lemur" berasal dari bahasa Latin lemures yang berarti "roh" atau "hantu", diberikan karena gerakan senyap dan mata bercahaya mereka di malam hari. Beberapa spesies seperti Lemur Bambu, sangat pemilih makanan dan hanya memakan jenis bambu tertentu.
Lemur adalah kelompok mamalia yang sangat terancam punah, dengan banyak spesies menghadapi risiko kepunahan tinggi. Perdagangan ilegal sebagai hewan peliharaan dan hilangnya habitat menjadi ancaman terbesar bagi kelangsungan hidup Lemur. ©Jurnalisia™
👀 4632


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.