Mesjid Dengan Daya Tampung 61 Ribu Jemaah Dibangun di IKN

PPU,
Terkait Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak awal menuai sejumlah kontroversi dari yang setuju maupun yang menolaknya, terdapat pula yang meragukannya.

Namun Pemerintah RI di bawah Presiden, Joko Widodo (Jokowi) tetap bergeming untuk meneruskan program yang telah dibuatkan Undang Undangnya itu. Pembangunan terus berlanjut di tengah banyaknya keraguan dan kritik.

Presiden Jokowi pun mengucap syukur, beberapa hari lalu dimulai peletakkan batu pertama pembangunan Mesjid Negara di IKN, di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Mesjid tersebut direncanakan akan dapat menampung setidaknya 61 ribu jemaah di dalamnya. Dan mesjid tersebut selain untuk sarana untuk masyarakat dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, juga diharapkan sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi Umat Islam untuk melaksanakan aktivitas keagamaan serta kegiatan sosial sekaligus simbol kekuatan toleransi dan moderasi beragama yang merepresentasikan kemajemukan Indonesia.

Dikutip dari akun Medsos Sekretariat Kepresidenan, kawasan Mesjid Negara itu akan dikelilingi oleh air serta embung buatan, dengan infrastruktur kawasan, seperti jalan dan jembatan. Kawasan ini juga akan menjadi rumah bagi kerukunan dan persatuan antar umat, dengan akan dibangunnya sejumlah tempat ibadah lainnya seperti Gereja, Wihara, Pura, serta Kelenteng. 

Mesjid Negara yang akan dibangun dengan nilai konstruksi Rp 940 milyar inipun dirancang menampilkan ciri khas Indonesia dan Ibu Kota Nusantara, sehingga diharapkan dapat menjadi contoh baik bagi mesjid-mesjid negara lainnya di dunia. Mesjid Negara di IKN Nusantara ini akan dibangun selama 400 hari kalender dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025. ©Jurnalisia™

Posting Komentar

Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

Lebih baru Lebih lama