Sebeluman Bagantung Diri Lakian Ini Menulis Surat, Baca Isi Suratnya Disini - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id

    Senin, 16 Oktober 2023

    Sebeluman Bagantung Diri Lakian Ini Menulis Surat, Baca Isi Suratnya Disini

    Tanah Bumbu,
    hanyar-hanyar ini bubuhan warga di intangan perumahan di Desa Kersik Putih Kecamatan Batulicin gigir maraga didapat ada lakian nang bagantung diri di dalam rumahnya.

    Lakian nang kita sambat haja ngarannya Syahdan (29), bagana saurang di rumah di komplek perumahan di Desa Kersik Putih itu; tadapat jirannya sudah meninggal maraga bagantung diri, sudah beberapa hari, sudah buruk mayatnya dihurungi ulat.

    Nah, si Syahdan ini sebeluman meninggal bagantung diri itu sempat menulis surat nang isinya pinanya mangisah akan keadaannya selawas ini, selawas ditinggal akan nang bini. Kaya apa isi suratnya, baca sampai habis di bawah ini, suratnya dalaman Basa Indonesia.

    "Terlalu lama aku tersesat ingin mengakhiri hidup ini. Ku ingin mati dengan layak tapi inilah yang terjadi di dunia ini aku hidup sendiri. Mengadu pun tak akan ada yang peduli. Memang sangat berat hidupku ini, hingga kuputuskan untuk mati. Ingin kukembali agar beriman kepadanya, tapi tak ada yang membimbing dan akhirnya malah jatuh ke dalam neraka. Aku pun ingin bertobat dan selalu beribadah, tapi aku hanya sendiri disini. Aku punya niat dan sudah berusaha, namun tak ada pembimbing hingga akhirnya tersesat. Mabuk, dan hal duniawi tak bisa membuatku tenang. Hanya ibadah yang bisa membuatmu tenang, tapi apalah daya, aku hanyalah seorang tersesat yang mencoba kembali kepadanya, namun tak tau jalan dan arahnya. Untuk yang membaca ini, ingatlah bahwa iman yang membuat hidupmu tentram. Bahkan jika kau punya harta dan kenikmatan itu semua tak ada artinya, jika kau tidak punya iman. Jelas aku akan masuk neraka, bahkan takkan bisa masuk surga. Setidaknya kalian tau, bahwa hal dunia takkan bisa membuat hidupmu bahagia seutuhnnya."

    Itulah isi surat nang ditulis almarhum sebeluman bagantung di kursin lawang dapur di rumahnya. Mudahan isi surat itu jadi bahan renungan gasan kita barataan nang masih hidup. ©Jurnalisia™ 

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda

    ... ...