Interaktif | Median Jalan di Kotabaru; Proyek Buang Duit, Dibangun Lalu Dibongkar - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id
    Website Ini Telah Dilihat 98,18 Juta Kali

    Jumat, 17 Maret 2023

    Interaktif | Median Jalan di Kotabaru; Proyek Buang Duit, Dibangun Lalu Dibongkar

    Interaktif,
    Maksud hati memperindah tatakota, mengatur lalulintas, namun akhirnya mental; ujung-ujungnya dibongkar.

    Itulah median jalan di dalam ibukota Kabupaten Kotabaru, atau Kotabaru.

    Badan jalan di dalam Kotabaru diketahui sempit-sempit sejak dulu kala. Ini belum kalau di badan jalan itu diparkiri kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil, maka tambah sempit.

    Dengan dibanguni media jalan yang membagi badan jalan menjadi 2 jalur; tambah semakin sempit. Bukan malah dapat memperlancar arus lalulintas; justru malah membuat macet alias traffic jam.

    Entah apa yang ada di pikiran para pengambil keputusan saat membuat perencanaan dan kemudian menelurkan proyek yang banyak tak disetujui warga Kotabaru itu. 

    Tak sedikit warga yang protes, diantaranya warga yang jalan akses ke tempat pemukiman mereka atau gang; tertutup oleh median jalan. Selain itu median jalan juga menjadi semacam penghalang air mengalir lancar saat hujan turun, sehingga badan jalan pun menjadi tergenang alias banjir.

    Akhirnya media jalan yang sudah dibangun itupun dibongkar diantaranya di sekitar satu minimarket di kawasan Desa Semayap. Dibangun menggunakan duit, dan dibongkar pun menggunakan duit; maka artinya cuma buang-buang duit. Padahal duit yang digunakan untuk proyek median jalan itu bisa digunakan untuk keperluan warga masyarakat yang lebih bermanfaat. 

    Nah para pembaca, kira-kira siapa yang harus bertanggungjawab terhadap proyek yang hanya buang-buang duit yang nota bene adalah duit yang dititipkan masyarakat kepada Pemeintah, silakan tulis pendapat dan komentar kalian di kolom di bawah tulisan ini. ©Jurnalisia

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda