Pariwara | Indocement Latih SMK Mitra Kelola Sampah Non B3 - Jurnalisia

  • Jurnalisia

    Mengusung Kearifan Lokal

    1 / 9
    2 / 9
    3 / 9
    4 / 9
    5 / 9
    6 / 9
    7 / 9
    8 / 9
    9 / 9

    ©Jurnalisia

    #
    #
    #

    Minggu, 30 Januari 2022

    Pariwara | Indocement Latih SMK Mitra Kelola Sampah Non B3

    Produsen Semen Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) Tbk Plant Tarjun melaksanakan kegiatan pelatihan pengelolaan sampah non B3 dan pertanian terpadu (Integrated Farming System) yang berlangsung selama 2 hari tanggal 26 dan 27 Januari 2022 dilaksanakan di Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) ITP.

    HRGAS Departement Head PT ITP Tbk Plant Tarjun, H. Kaspul Anwar melalui Section Head HR, Yanuar Arif mengatakan, kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kompetensi para Pendidik untuk memberikan sosialisasi kepada peserta didiknya tentang lingkungan, yang tentu dengan penerapan prokes yang ketat.

    Dijelaskannya pula, jumlah peserta yang ikut sebanyak 31 orang yang terdiri dari Kasek, Wakasek dan Dewan Guru SMK Mitra, 5 SMK Vokasi yaitu SMKN 1 Kotabaru, SMKN 2 Kotabaru, SMKN 1 Simpang Empat, SMKS Kodeco Simpang Empat dan SMKS Tunas Bangsa Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, yang teknis pelaksanaannya dibagi 2 batch.

    “Kegiatan pelatihan ini juga merupakan salah satu kegiatan untuk mengedukasi para pendidik SMK Mitra agar komitmen selalu menjaga lingkungan dari sampah dan tentunya bisa mengaplikasikan pemanfatan sampah tersebut sehingga dapat bernilai ekonomis dan bermanfaat serta menjadi harapan semua pihak bisa menjaga, peduli terhadap lingkungan karena lingkungan sangat penting dalam kehidupan untuk selalu kita jaga bersama,” paparnya.

    Kepala P3M PT ITP dan juga selaku pemateri, I Wayan Kedep S mengungkapkan, modul pelatihan yang diberikan yakni peserta diajak belajar membuat kompos, cara membudidayakan tanaman sayuran seperti sawi, pokcoy, daun bawang, selederi, menggunakan sistem hidroponik, dan belajar membudayakan ikan air tawar seperti ikan nila, lele dan sebagainya, dengan tujuan untuk bisa mengaplikasikan langsung baik di sekolah maupun di tempat tinggalnya.

    “Tanaman hidroponik juga sangat mudah dan gampang untuk dikembangkan, medianya bisa dari rockwool, kapas, dan lainnya, kemudian air yang diberi nutrisi jadi tanpa harus di area lahan yang besar sudah bisa bertani dengan memanfaatkan pekarangan sekolah menjadi lahan yang produktif, tentu dengan berbagai kekurangan dan kelebihannya masing-masing,” tuturnya.
     
    Seorang Guru SMKN 2 Kotabaru, Muhtar Riadi yang ikut pelatihan menyampaikan, menurutnya hal tersebut merupakan langkah nyata Indocement dalam memberikan edukasi serta bimbingan untuk selalu peduli terhadap lingkungan.

    “Dari paparan sharing materi pembelajaran yang telah dicontohkan Indocement melalui program CSR sangat bermanfaat untuk kami terapkan di sekolah dengan berbagai pembalajaran yang disampaiakan oleh pemateri,” ucapnya.

    Senada dengan itu, Wakasek SMKS Tunas Bangsa Batulicin, Susanti mengaku sangat senang bisa berkunjung dan belajar lebih banyak di P3M PT ITP dan memberikan apresiasi atas pelayanan baiknya.

    “Disini kami juga bisa belajar lebih banyak bagaimana cara mengelola lingkungan yang baik, sehingga dari situ kami melihat bagaimana caranya memanfaatkan lahan tepat guna mengolah pertanian berbasis modern dan konvensional. Menjadi harapan kegiatan semacam ini bisa berlanjut ke depannya,” tutupnya. (Rel/DBG)




    Jurnalis : Deddy Amier

    Beranda