Pembangunan Jembatan Syahrani Mataya di Pulau Laut Barat Kotabaru Dipertanyakan

Pembangunan jembatan di Desa Lontar Utara Kecamatan Pulau Laut Barat, yang diberi nama jembatan Syahrani Mataya; jadi perhatian dan dipertanyakan warga.

Apa hal ?
Proyek pembangunan jembatan tersebut di papan proyek tak mencantumkan sumber dana pembangunan dan tak menjelaskan volume bangunan; panjang dan lebar jembatan.

"Tak ada keterangan lebar dan panjang jembatan serta sumber pendanaan pendanaannya dari mana," seorang tokoh warga mempertanyakan.

Adapun yang termuat di papan proyek yang memakai kop Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kotabaru itu adalah; jenis pekerjaan, nomor kontrak, tanggal kontrak, biaya sebesar Rp 192.324.000, lokasi, waktu pelaksanaan 75 hari kalender, mulai dan selesai pekerjaan, pelaksana CV Dua Putri, tahun anggaran 2021 dan pengawas pekerjaan CV Mandiri Tata Sarana Consultant. (Red)
Lebih baru Lebih lama