Pandemi Covid-19 'Momok' Bagi Pelaksanaan Pesta Adat Mappanre ri Tasi'e Pagatan

Kemungkinan tahun 2021 adalah kali ke 2 Kabupaten Tanah Bumbu tak merayakan event tahunan pariwiasata yang sudah terkenal ke seantero Indonesia yakni Pesta Adat Mappanre ri Tasi'e. Tanda-tandanya tampak di Pagatan yang saat ini biasa-biasa saja tak seperti setiap menjelang bulan April setiap tahunnya. 

Pandemi Covid-19, dan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro yang dijalankan oleh Pemprop Kalsel untuk seluruh kabupaten/kota.

Itulah momok yang dihindari sehingga mengalahkan apa saja tak terkecuali sekedar pesta adat bahkan pelaksanaan MTQ pun tak berdaya dan harus tunduk pada ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

"Kalau event seperti pesta adat tentu tak bisa dilaksanakan secara virtual," ungkap seorang Tokoh Warga di Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Tanah Bumbu.

Menurut tokoh itu, prosesi tradisinya boleh saja dilaksanakan terserah Sandro (Pemimpin Ritual, Red), karena bisa dilakukan secara tertutup yang biasanya dilakukan oleh 7 orang.

"Event pesta adatnya sebaiknya tak usah dilakukan, risikonya sangat besar," saran tokoh itu pula.

Sementara itu tak sedikit warga Tanah Bumbu sendiri yang bertanya-tanya apakah tahun 2021 ini pesta adat dilaksanakan, tampaknya Pemerintah Daerah setempat dipastikan tak akan mengambil risiko dan mempertaruhkan kesehatan dan keselamatan bukan saja warganya tapi juga para pengunjung dari luar daerah. (Red)
Lebih baru Lebih lama