Dikejar Pria Berpistol Buruh Ini Terjun Bebas ke Sungai Batulicin, Belum Ditemukan - Jurnalisia™

  • Jurnalisia™

    Mengusung Kearifan Lokal

    Jurnalisia™

    Sumber Data Cuaca: https://cuacalab.id

    Sabtu, 21 Maret 2020

    Dikejar Pria Berpistol Buruh Ini Terjun Bebas ke Sungai Batulicin, Belum Ditemukan

    Sejumlah personel BPBD Kabupaten Tanah Bumbu yang menggunakan speedboat karet dan personel TNI AL dari Lanal Kotabaru yang menggunakan unit speedboat hilir mudik di Sungai Batulicin melakukan pencarian terhadap seorang warga bernama Hendra Fauzi, warga Gg. Rahmat Kelurahan Kampung Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu, Sabtu (21/03/20).

    Hendra Fauzi yang sehari-harinya buruh angkut barang itu hilang sejak beberapa hari lalu, tepatnya pada Rabu (18/03/20), setelah menceburkan diri ke Sungai Batulicin tepatnya di seputar belakang Kantor Partai Golkar Tanah Bumbu di Simpang Empat.

    Menurut seorang warga setempat yang tinggal tak jauh dari tepi Sungai Batulicin, bernama M. Ilham (18), Hendra Fauzi atau Uji menceburkan diri ke Sungai Batulicin sekita jam 14.00 WITa, Rabu (18/03/20), setelah dikejar 2 pria dengan pistol di tangan masing-masing.

    "Yang melakukan pengejaran terhadap Uji itu ada 4 orang berpakaian preman, 2 orang memegang pistol di tangan sambil meneriaki Uji maling. Saya sempat merekam kejadian tersebut tapi ponsel saya diambil orang yang melakukan pengejaran itu, mengancam saya bila tak menghapus hasil rekaman maka ponsel saya akan dibuang," ungkap M. Ilham yang diiyakan pula oleh temannya yang juga mengetahui kejadian pengejaran itu.

    Hingga berita ini posting belum diketahui nasib warga bernama Uji tersebut, maupun identitas ke 4 pria berpakaian preman dan diantaranya membawa pistol itu. Rusdiansyah yang mengaku sebagai kakak dari Uji mengatakan dirinya sudah melaporkan perihal kehilangan adiknya itu ke Polsek Simpang Empat; melaporkan kehilangan anggota keluarga.

    "Uji itu duda tanpa anak. Setahu saya sehari-harinya memburuh; mengangkut barang-barang yang dibawa truk dari Banjarmasin," ujar Rusdiansyah. (Red)

    ----------©----------
     

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Komentarmu adalah gambaran isi kepalamu, maka diam lebih bijak daripada sok tahu.

    Beranda