Kapolresta Palangka Raya Polda Kalteng, Kombes Dwi Tunggal Jaladri mengatakan pihaknya akan menanggung biaya perawatan bayi yang ditemukan di semak jalan, selama dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.
"Memang untuk biaya perawatan bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di semak-semak si Jl. RTA Milono Km 4.5 Palangka Raya itu sementara ini menjadi tanggungan Polresta Palangka Raya," kata Jaladri di Palangka Raya, Minggu (16/02/20).
Bayi laki-laki yang belum memiliki nama tersebut sampai sekarang dalam kondisi sehat. Perawat di rumah sakit terus merawatnya secara intensif agar bayi malang tersebut semakin sehat.
Polresta Palangka Raya juga tetap memantau perkembangan bayi tersebut. Setiap hari laporan disampaikan dan berkoordinasi dengan bagian perawatan terkait kondisi bayi.
Kapolresta menambahkan, pihaknya juga masih mencari orangtua maupun pelaku pembuang bayi malang tersebut. Namun aparat yang berwajib belum bisa mendapatkan informasi mengenai keberadaan orangtua atau si pembuang bayi laki-laki yang lahir dengan kondisi sempurna itu.
Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait temuan bayi itu. Penyelidikan juga terus dilakukan dengan harapan kasus ini segera terungkap.
"Apabila nantinya si pembuang bayi atau orangtuanya sudah kami temukan, tentunya akan kami kabari kepada sejumlah awak media," bebernya.
Saat ini kabarnya sudah banyak warga di Kalteng yang ingin mengadopsi bayi berparas tampan tersebut. Hanya saja semuanya saat ini hanya sebatas bertanya dan berkeinginan, mereka belum mendaftarkan diri ke Dinas Sosial Kota Palangka Raya yang biasanya menangani pengadopsian bayi yang ditemukan warga.
Terkait masalah ini Polresta Palangka Raya dan Dinas Sosial Propinsi Kalteng terus berkoordinasi. Semua harus dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Saya ditanya apakah ada dari kalangan TNI, Polri atau ASN yang ingin mengadopsi bayi tersebut, sampai saat ini tidak ada. Tetapi yang ingin mengadopsi bayi itu memang banyak hanya saja pekerjaannya saya tidak tahu," pungkas Jaladri. (Dolok)
Tags:
Sosial
