Kecamatan Kumai di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng, merupakan daerah yang berhadapan langsung dengan Laut Jawa, memiliki keunggulan dibanding kecamatan lain di Bumi Tambun Bungai Kalteng.
Di kecamatan tersebut terdapat pelabuhan laut terbesar dengan alur yang memadai, selain pelabuhan laut Sampit yang berada di alur sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Di Kumai juga dibangun dermaga perikanan yang diresmikan, Sabtu (15/02/20) oleh Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran saat kunjungan kerjanya yang sangat padat ke bagian barat Kalteng.
Pada kesempatan itu pula dilakukan launching Program Asuransi Nelayan Berkah serta menyerahkan bantuan sarana dan prasarana perikanan secara simbolis kepada perwakilan nelayan setempat.
Kepala Dinas Perikanan Kalteng, Darliansyah mengatakan, potensi perikanan Kalteng cukup strategis, sehingga memerlukan sarana dan parasana pelabuhan yang memadai. Untuk itu pihaknya melakukan renovasi dermaga Kumai dengan dana Rp 31 milyar lebih yang mampu menampung 30 kapal nelayan.
“Pemerintah Daerah juga memberikan santunan kepada nelayan melalui kerjasama dengan PT Bank Kalteng,” ucap Darliansyah.
Gubernur H.Sugianto Sabran dalam sambutannya meminta para nelayan dan pengusaha kecil agar memanfaatkan dana bank untuk pengembangan usaha dan terhindar dari jeratan rentenir. Demikian juga dengan keberadaan dermaga pendaratan ikan yang baru saja diresmikan, agar dimanfaatkan secara optimal.
“Dermaga pendaratan ikan diharapkan agar dapat meningkatkan perekonomian nelayan di Kobar khususnya di Kumai,” jelas H. Sugianto Sabran. (Dolok)
Tags:
Ekonomi
