Beli air bersih saat musim kemarau itu biasa, berbeda dengan warga RT 1 dan 2 Desa Mekarpura Kecamatan Pulau Laut Tengah Kabupaten Kotabaru, mereka rutin membeli air meski tak musim kemarau.
Saat Kru Media ini berbincang dengan Kepala Desa Mekarpura, Abbdullah Sani, beberapa waktu lalu di kantor Kecamatan Pulau Laut Tengah, dikatakannya ada sekitar 300 KK yang masih kesulitan air bersih meski tidak di musim kemarau.
"Ada sekitar 300 KK warga kami yang masih kesulitan air bersih, walaupun tak musim kemarau, warga selama ini hanya mengandalkan air hujan, dengan cara ditampung seadanya, kalau tidak ada hujan, ya terpaksa warga membeli dari penjual air keliling yang menggunakan mobil, pemukiman warga RT 1 dan 2 ini berada dekat laut, jadi kalau digali sumur airnya asin," terang Abdullah.
Lebih lanjut Abdullah berharap agar Pemkab Kotabaru maupun pihak ketiga (perusahaan, Red) memperhatikan kesulitan warganya yang sudah terjadi bertahun-tahun.
"Kondisi kesulitan air ini sudah bertahun-tahun kami alami, tidak kemarau saja kami kadang beli air apalagi kemarau seperti ini, kami berharap pemerintah membuatkan waduk dan Unit Instalasi Kota Kecamatan
(IKK) di Sungai Kawau, agar kami bisa menikmati air bersih seperti warga di Pulau Laut Utara," harap Abdullah.
Senada dengan Abdulah, staf Kecamatan Pulau Laut Tengah Bidang Pengelola Pengendalian Masyarakat, Abdul Latif, dulu pernah direncanakan untuk membuat IKK dan pemasangan intalasi pipa ke arah pasar Mekarpura.
"Pernah beberapa tahun yang lalu dilakukan pipanisasi, namun karena tidak jadi beroperasi pipa-pipa tersebut akhirya rusak dengan sendirinya, sementara usulan pembangunan IKK ditolak oleh SKPD terkait," tutup Abdul Latif. (RnS)
Tags
LIngkungan
