FGD Deklarasikan Tolak Mesjid Dijadikan Tempat Berpolitik


Polres Kotabaru melaksanakan Forum Group Diskusi (FGD) Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) Satgas Nusantara Sub Satgas Kemitraan Polres Kotabaru, Selasa (09/04/19) dengan tema 'Peran Tomas, Toga/Takmir Masjid, Toda dam Todat dalam upaya menciptakan Pemilu 2019 Aman, Damai dan Sejuk'.

Bertempat di satu hotel di Kotabaru, FGD KKYD ini dihadiri sekaligus menjadi pembicara pada diskusi antara lain Kapolres Kotabaru, AKBP Suhasto, SIK, MH, Kasdim 1004/Ktb, Mayor Inf Syamsul Kusairi, S.Ag, Kepala Kesbangpol, H. Adi Sutomo, selain itu juga dihadiri oleh  MUI, para Kades, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Takmir Mesjid,  serta masyarakat. Para peserta yang berhadir berjumlah 174 orang.

Kapolres Kotabaru mengatakan untuk kondisi di kotabaru dalam keadaan aman, paling cuma ribut di media sosial aja. 

"Untuk money politic saya mengimbau para Caleg, simpatisan untuk tidak melakukan money politic karena itu sama saja membodohi masyarakat dan akan kami tindak tegas," ujar Suhasto.

Sedangkan untuk personel keamanan Pemilu Tahun 2019 pihak Polres Kotabaru mengerahkan anggotanya sebanyak 495 personel yang dibantu 60 personel dari Polda Kalsel.  

Pada kegiatan itu juga dilakukan sesi tanya jawab, deklarasi bersama-sama untuk menyatakan menolak mesjid dijadikan tempat berpolitik. (Anto)
Lebih baru Lebih lama