DLH Ajak Jurnalis ke Lapangan Setelah Pemberitaan Pencemaran Sungai Mangka



Terkait dugaan pencemaran sungai di Desa Mangka Kecamatan Pamukan Barat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotabaru, Arif Fadillah, yang ditemui awak media ini di ruang kerjanya mengatakan untuk informasi awal belum fix nanti akan bisa dijawab setelah tim turun ke lapangan apakah benar pembuangan limbah ini lokasinya berada di dalam atau di luar kebun. Hal ini berbeda dengan keterangan dari pihak perusahaan yang mengatakan pembuatan bendungan pembuangan limbah ini merupakan aplikasi pembuangan limbah cair sesuai arahan dan rekomendasi DLH Kotabaru bahkan termasuk perijinannya.

Arif Fadillah juga mengatakan pihaknya tepah turun ke lapangan karena adanya informasi dari media online karena dianggap urgen dan dikatakan DLH tidak respon. Pihak DLH Kotabaru juga mengatakan sudah berkoordinasi dengan Diskominfo meminta media online yang memuat berita tersebut untuk ikut serta. 

Sebagai informasi pihak Diskominfo tidak pernah meminta media online yang memberitakan dugaan pencemaran sungai  Desa Mangka (Jurnalisia.net) tersebut untuk turun ke lapangan. Kepala Dinas Kominfo Kotabaru, Irian Noor dikonfirmasi via whatapps menyatakan tidak ada permintaan tersebut. Staf DLH yang menemui awak media ini di warung belakang panggung Siring Laut hanya menanyakan apakah juga mau ikut, karena kata staf DLH yang diamanati  hanya seorang awak media lain saja, jadi tidak ada ajakan harus ikut. Lagi pula itu bukan kewajiban awak media turun ke lapangan melakukan pengecekan terhadap laporan warga tentang adanya dugaan pencemaran di Desa Mangka. (dbg)
Lebih baru Lebih lama