Sulitnya Mengurangi Sampah Plastik


Sampah Plastik memang menjadi problem utama masalah sampah. Proses terurainya sampah plastik yang cukup lama menjadi penyebab kerusakan lingkungan yang paling utama. 

Menyikapi masalah sampah plastik ini tidak bisa hanya dengan berharap toko-toko besar tidak lagi memberikan kantong plastik gratis bagi pembeli. Justru ada toko besar dengan adanya imbauan ini malah menjual kantong plastik. Lucu justru jadi pemasukan bagi toko-toko tersebut. Belum lagi jual beli di pasar tradisional hampir seratus persen mereka menggunakan kantong plastik sebagai alat pembungkus. 

Pemerintah harus memiliki langkah konkret dalam masalah plastik ini. Meskipun yang akan datang akan dihapuskan penggunaan kantong plastik di toko swalayan namun bila di pasar tradisional masih saja ada tidak akan berpengaruh signifikan dalam pengurangan sampah plastik. Harus ada langkah alternatif dalam pengelolaan sampah plastik karena untuk menyuruh pedagang tidak menggunakan kantong plasti bukan hal yang mudah. 

Beberapa warga yang dimintai keterangannya terkait surat edaran Bupati Kotabaru Nomor 660.2/1905/SETDA tanggal 29 November 2018 tentang pengurangan sampah plastik yang berlaku mulai tanggal 1 Januari 2019, hanya tersenyum sembari mengatakan, "tidak disediakan gratis tapi bisa beli disitu, jadi ada tambahan pemasukan dong toko," itulah sekelumit komentar dari konsumen sambil menjinjing belanjaannya menggunakan kantong plastik. (dbg)
Lebih baru Lebih lama